SURAKARTA - INDEPNews ; Seni pertunjukan yang menyangkut seni
tari, teater dan musik bersama - sama memeriahkan Pra Event SIPA di
Atrium Solo Grand Mall hari ini (21/6). Peserta yang merupakan komunitas seniman
dari Semarak Candra Kirana (SCK) SMAN 1 Surakarta, SMAN 2 Surakarta, Unit Pengembangan
Kesenian Daerah (UKPD ) dari UNS, Teater Lugu UMS serta Bhahana Dwipa Ensembel ISI
Surakarta.
Acara ini
adalah pra-event sebelum event bertaraf Internasional SIPA 2012 pada 28-30
September 2012 di Pamedan Istana Mangkunegaran yang bertema ”Save Our World
Better Future” membawa pesan dan semangat menjaga bumi dalam seni pertunjukan “jelas
Defi Aryanto humas SIPA 2012.”
Melalui sebuah
tarian Bondhan Tani yang dibawakan SKC menggambarkan seorang ibu yang dengan
hati - hati menjaga anaknya, kemudian dilanjutkan Tari Roro Ngigel dimana
tari itu menceritakan seorang anak yang tumbuh dewasa dengan penuh keceriaan
serta kegembiraan. Yang diibaratkan seperti bunga yang tumbuh mekar menarik
perhatian semua orang, dibawakan UKPD dengan koreografer Ida Wibowo.
Tari Merak dibawakan SCK mengingatkan bahwa di bumi ini selain manusia terdapat flora dan fauna yang patut dijaga kelestarian serta keindahannya. Manusia seharusnya tidak tamak dan merusak keseimbangan alam untuk menyadarkan hal ini Teater Lugu membawakannya dalam bentuk pantomim berjudul bukan mainan.
Tari Merak dibawakan SCK mengingatkan bahwa di bumi ini selain manusia terdapat flora dan fauna yang patut dijaga kelestarian serta keindahannya. Manusia seharusnya tidak tamak dan merusak keseimbangan alam untuk menyadarkan hal ini Teater Lugu membawakannya dalam bentuk pantomim berjudul bukan mainan.
Tak ketinggalan
Kelompok Hip Hop Dance bernama Gold Star dari SMAN 2 Surakarta yang begitu
lincah dan menarik perhatian penonton dengan balutan lagu modern dan tradisi
yang dikemas dalam musik jazz. Sebuah tari Gambyong pareanom dibawakan dengan indah,
elok serta selaras oleh SMAN1 Surakarta. Acara ini ditutup penampilan Bhahana
Dwipa Ensembel dengan Lir-Ilir yang berhasil membangkitkan semangat yang hampir
padam. Melalui alunan perkusi serta gamelan gong kepyak yang begitu rancak. (Sugeng K)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !