DONETSK - INDEPNews ; Penampilan Perdana ujung tombak Inggris, dalam babak penyisihan Piala Eropa
(UERO) 2012 membawa dampak positif timnya. Rooney tampil luar biasa sebagai
pahlawan tim The Tree Lion dengan mencetak satu-satunya gol ke gawang Ukraina.
Berkat kemenangan
tersebut, Inggris melaju ke Perempat Final Piala Eropa, dengan status sebagai
juara grup D dengan nilai 7. Pasalnya, dalam pertandingan di tempat terpisah,
secara mengejutkan tim unggulan Prancis tumbang ditangan tim yang sudah tidak
lolos, Swedia dengan skor 0-2.
Meski kalah
menyakitkan, Frank Ribrery Dkk tetap lolos ke perempat final sebagai juara grup
dengan nilai 4 hasil dari satu kemenangan lawan Ukraina dan imbang lawan
Inggris. Sementara Ukraina dan Swedia harus pulang ebih awal, karena hanya berdiri diurutan ketiga dan juru kunci.
Gol Wayne Rooney ke
gawang Ukraina tak hanya berarti bagi Inggris, tetapi juga bagi dirinya
sendiri. Sebab, dengan gol itu Rooney mengakhiri puasa golnya di turnamen
besar. Rooney kembali tampil setelah
menjalani skorsing dua pertandingan.
Pelatih Inggris Roy
Hodgson memasang Rooney sebagai starter diduetkan
dengan rekannya di Manchester United, Danny Welbeck. Pada pertandingan babak
pertama, Rooney mendapatkan sebuah peluang. Namun, sundulannya menyambut umpan
silang dari kiri belum menemui sasaran, masih menyamping tipis di sebelah kiri gawang Ukraina
yang dikawal Andriy Pyatov.
Rooney akhirnya membayar tuntas peluang yang gagal tersebut di babak kedua. ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Pada menit ke-48, dia memanfaatkan umpan Steven Gerrard dari sisi kanan lapangan. Bola umpan Gerrad yang gagal dihalau bek Ukraina, langsung disambar Rooney dan jebollah gawang Ukraina.
Rooney akhirnya membayar tuntas peluang yang gagal tersebut di babak kedua. ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Pada menit ke-48, dia memanfaatkan umpan Steven Gerrard dari sisi kanan lapangan. Bola umpan Gerrad yang gagal dihalau bek Ukraina, langsung disambar Rooney dan jebollah gawang Ukraina.
Ketinggalan 0-1,
Ukraina berusaha membalas dengan melancarkan serangan dari sayap dan tengah,
namun usahanya selalu kandas dibarisan Inggris yang dikomandani Jhon Thery.
Hingga pertandingan berakhir kedudukan tetaop 1-0 untuk Inggris.
Bagi Rooney sendiri, gol tersebut mengakhiri puasa golnya di turnamen besar. Terakhir kali ia mencetak gol di turnamen besar adalah pada Piala Eropa 2004. Dua gol terakhirnya hadir ketika Inggris mengalahkan Kroasia 4-2 di laga terakhir grup.
Setelahnya, Rooney hanya mampu mencetak gol di sesi kualifikasi Piala Dunia 2006, kualifikasi Piala Eropa 2008, dan kualifikasi Piala Dunia 2010. Ia gagal menyumbang gol kala bermain di panggung akbar Piala Dunia 2006 dan 2010, serta Inggris sendiri tidak lolos ke perhelatan Piala Eropa 2008.
PRANCIS TUMBANG
Sementara trend positif Prancis di Piala Eropa akhirnya ternoda, setelah
ditumbangkan tim yang sudah tersingkir dalam babak penyisihan. Meski
peluanganya sudah tertutup, Swedia tampil begitu ngotot meladeni Prancis.
Hasilnya Swedia dua kali menjebol gawang Prancis lewat kapten Swedia
Ibrahimovic 54 dan Erick Larson pada masa injury time.
Dalam pertandingan di
Kiev Olympic Stadium, Rabu dinihari, Prancis sebenarnya lebih banyak
menciptakan peluang. Situs resmi UEFA mencatat mereka melepaskan 24 tembakan
dengan 10 di antaranya tepat sasaran, sementara Swedia cuma menembak 12 kali
dan tujuh on target.
Kendati banyak, tak satu pun peluang Prancis yang berujung gol. Justru Swedia yang tak terlalu sering mengancam bisa dua kali membobol gawang Hugo Lloris. Dua gol Swedia tercipta di babak kedua. Yang pertama diciptakan oleh Zlatan Ibrahimovic, sementara gol kedua jadi milik Sebastian Larsson.
Kendati banyak, tak satu pun peluang Prancis yang berujung gol. Justru Swedia yang tak terlalu sering mengancam bisa dua kali membobol gawang Hugo Lloris. Dua gol Swedia tercipta di babak kedua. Yang pertama diciptakan oleh Zlatan Ibrahimovic, sementara gol kedua jadi milik Sebastian Larsson.
Hasil ini membuat
Prancis mengumpulkan empat poin dari tiga laga. Mereka pun harus puas jadi runner-up Grup D, karena di laga lainnya
Inggris mengalahkan Ukraina 1-0. Di
babak perempatfinal, tim asuhan Laurent Blanc ini akan bertemu juara Grup C,
Spanyol.
Swedia lebih dulu
mengancam pada menit keempat. Berawal dari umpan silang yang dilepaskan Martin
Olsson, Ola Toivonen berhasil menyambut bola dengan kepalanya. Tapi,
sundulannya masih melenceng. Larsson juga punya kans lewat sundulannya. Namun, bola mengarah
tepat ke pelukan Lloris.
Prancis membalas
melalui usaha Hatem Ben Arfa dua menit kemudian. Namun, sepakan kaki kiri
pemain Newcastle United itu tak mengarah ke sasaran. Peluang berikutnya kembali
jadi milik Prancis, kali ini lewat Franck Ribery. Usai menerima operan Karim
Benzema, Ribery melepaskan tendangan voli dari sudut sempit, tapi Andreas
Isaksson mementahkannya dengan sangat baik.
Swedia nyaris unggul
di menit ke-10. Berawal dari kesalahan Philippe Mexes, Toivonen punya kans besar bikin gol
karena tinggal berhadapan dengan Lloris. Namun, ruang tembaknya lebih dulu
ditutup Lloris dan dia tak bisa menyarangkan bola ke gawang.
Prancis sempat
mengancam lagi lewat tendangan jarak jauh Ben Arfa pada menit ke-34. Akan
tetapi, bola sepakannya masih melayang tipis di atas mistar.
Lima menit selepas babak kedua dimulai, Benzema
mengacak-acak pertahanan Swedia. Setelah melepaskan diri dari jebakan offside,
dia mengecoh Andreas Granqvist dan menembak ke arah gawang. Hasilnya? masih
melenceng.Usaha berikutnya dari Alou Diarra juga belum berbuah gol. Tembakan
Diarra dari luar kotak penalti masih mudah diamankan oleh Isaksson.
Memasuki menit ke-54,
Ibrahimovic membuat suporter Swedia bersora menit . Dia mencetak gol dengan
cara yang istimewa. Memanfaatkan umpan silang Larsson dari sisi kanan,
penyerang AC Milan itu melepaskan tendangan gunting dari dalam kotak penalti.
Bola melaju deras ke pojok gawang Prancis.
Dua menit kemudian,
Swedia nyaris menggandakan skor melalui Christian Wilhelmsson. Tapi, sepakan
Wilhelhmsson meneruskan umpan Ibrahimovic masih bisa dimentahkan Lloris. Lloris
kembali dipaksa membuat penyelamatan di menit berikutnya. Dia secara luar biasa
menepis sontekan Olof Mellberg dari jarak dekat.
Memasuki menit ke-64,
Samir Nasri hampir saja mencetak gol penyama. Tatapi, tendangannya ke arah
tiang jauh masih melebar.Berselang tujuh menit, Yann M'Vila membuat percobaan
bagus. Menguasai bola di depan kotak penalti, dia mengecoh satu pemain Swedia
sebelum melepaskan tendangan keras dengan kaki kanannya. Namun, Isaksson secara
gemilang menepis bola keluar lapangan.
Usaha Jeremy Menez
pada menit ke-82 juga belum menghasilkan gol. Tembakannya dari dalam kotak
penalti bisa dihentikan Isaksson dengan kaki. Olivier Giroud yang baru masuk
nyaris langsung mencetak gol untuk Prancis. Namun, sundulannya menyambut sepak
pojok Florent Malouda melenceng tipis.
Di masa injury time,
Swedia mencetak gol kedua. Setelah sontekan Samuel Holmen mengenai tiang,
Larsson menyambar bola rebound dengan tendangan voli mematikan. (Dtk/Sutarmin
DS)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !