KLATEN-INDEPNews ; Aksi pengrusakan makam kembali
terjadi di Klaten. Setelah makam di Dukuh Bangilan Ngalas Klaten Selatan,
giliran pemakaman umum di Desa Kadilanggon Wedi yang menjadi sasaran. Hingga
saat ini, belum diketahui secara pasti siapa pelaku dan motif dari pengrusakan
ini.
Keterangan
yang dihimpun menyebutkan, pengrusakan ini pertama kali diketahui oleh beberapa
warga yang hendak berziarah. Selasa (26/6) sekitar pukul 07.00 Wib, warga yang
datang ke Pemakaman Umum Ploso Desa Kadilanggon dikejutkan dengan kondisi nisan
yang sudah dalam keadaan rusak. Penasaran dengan hal tersebut, mereka langsung
melakukan pengecekan.
“Mengetahui
jumlah nisan yang rusak mencapai puluhan, kami yakin itu karena kesengajaan.
Seketika itu juga kami langsung melapor ke perangkat desa yang kemudian
diteruskan ke polisi,” ujar Sriyanto (41) warga setempat.
Sriyanto
menambahkan, warga mengaku kaget dengan adanya pengrusakan tersebut. Pasalnya,
malam sebelum kejadian, warga tidak mendengar adanya suara mencurigakan dari
dalam makam tersebut.
“Sama
sekali tidak ada suara, kami tidak mendengar apapun malam harinya,” imbuh
seorang warga lainnya, Yusuf (30).
Terkait
dengan motif pengrusakan, warga mengaku tidak mengetahuinya. Selain situasi
yang kondusif, di sekitar lokasi kejadian tidak ada kegiatan warga yang
menyimpang.
“Motifnya
saja tidak tahu, apalagi siapa pelakunya. Kami tidak berani menduga-duga, kami
serahkan semuanya ke polisi yang sudah datang ke sini,” papar sesepuh kampung
setempat, Wardoyo (57).
Pasca
kejadian pengrusakan makam, beberapa warga sudah bergotongroyong memperbaiki
kembali makam leluhur mereka yang dirusak.
Sementara
beberapa warga lainnya yang mengetahui peristiwa tersebut sudah dimintai
keterangan oleh pihak kepolisian.
Hingga
berita ini diturunkan, kasus pengrusakan puluhan nisan ini masih dalam
penyelidikan aparat yang berwajib. (Sumanto)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !