![]() |
| Peserta Bengawan Solo Gethek Festival 2011 (Foto:Sugeng K) |
Gelaran ini sudah masuk dalam 'Calender of Cultural Event 2012', sehingga harus tetap dilangsungkan, sembari berharap hujan turun dalam satu atau dua hari ke depan. Acara tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya panitia menggabungkannya dengan event kesenian di beberapa titik tepian Bengawan Solo. Mulai dari tempat pemberangkatan di Daerah Ngepung, digelar Pasar Seni, kemudian di kawasan Pucangsawit, juga diselenggarakan panggung seni, lalu di Kampung Sewu dilangsungkan Grebeg Apem Sewu, hingga finish di Taman Ronggowarsito; jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Widdi Srihanto,
Mengenai kondisi Sungai Bengawan Solo yang dangkal, secara teknis bukan menjadi masalah. Dari hasil uji coba beberapa hari lalu, perairan Bengawan Solo masih memungkinkan dilalui gethek ; tambahnya kepada wartawan saat jumpa pers di Kantor Disbudpar Surakarta siang ini (7/11).
Ketua Panitia Mardiono mengungkapkan, "Secara kuantitas jumlah peserta BSGF tahun ini memang lebih sedikit dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu peserta mencapai 35 unit gethek, tahun ini hanya 11 gethek. Tetapi dari segi kualitas jauh lebih baik, mulai dari hiasan hingga isian gethek masing-masing peserta. Sesuai rencana gelaran dengan tema "Jogo tirto, citaku, sungaiku jiwaragaku" diberangkatkan dari Ngepung hingga Taman Ronggowarsito Jurug, mulai pukul 10.00 dengan jarak sekitar 2,2 kilometer."
"Dari segi desain gethek sendiri kami sudah mengevaluasi gethek tahun lalu. Yang mana tahun lalu memakai ban, sedangkan besok kita pakai jerigen. Sehingga dari segi keamanan jauh lebih baik dari tahun lalu." tambahnya (SK)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !