SUMENEP - INDEPNews ; Sebanyak
450 Jamaah Haji Asal Kabupaten Sumenep khususnya yang tergabung dalam
kloter 1 tiba di GOR A. Yani Panglebur Sumenep, tepat pada pukul 11.00
WIB siang dengan mengendarai 11 bis dari Bandara Juanda Surabaya. Para
Jamaah Haji yang pertama tiba ini dilakukan penyambutan oleh Bupati
Sumenep dan sejumlah pejabat Forpimda lainnya.
Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Kharim , M.Si dalam sabutannya pada acara penyambutan Jamah Haji tersebut mengaku sangat bersyukur para Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep diberi kelancaran dalam melaksanakan ibadah Haji ketanah Suci Mekah dan tiba di Sumenep dengan lancar dan selamat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada para Jamaah Haji yang telah berjuang dengan maksimal melaksanakan ibadah haji, dan mudah-mudahan bisa diterima sebagai Haji yang Mabrur.” Ujarnya.
Karena itu tegas Bupati yang juga pengasuh Ponpes Al Kharimiyah Braji ini, sebagai tanda menyandar Haji Mabrur, yakni ketika pulang dari menunaikan Ibadah Haji semakin dekat kepada Allah SWT dalam hal melaksanakan ibadah kepada-Nya.
Disamping itu dalam keseharian dapat menampakkan semakin harmonis dengan sesamanya, baik kerabat, tetangga maupun dalam kehidupan dilingkungan sekitar dan masyarakat. Dalam acara tersebut ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin salah seorang Jamaah Haji yang baru tiba, KH. Mashudi.
Sementara itu untuk jamaah Haji kloter 17 dan 18 segera menyusul tiba di Kabupaten Sumenep sekitar sore dan malam hai di hari yang sama. Diketahui Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep satu orang asal Kecamatan Ambunten dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang masih dirawat di Jedah dari Kepulauan Arjasa. Sedangkan 2 orang masih menyelesaikan masalah ibadah Haji. (roes)
Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Kharim , M.Si dalam sabutannya pada acara penyambutan Jamah Haji tersebut mengaku sangat bersyukur para Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep diberi kelancaran dalam melaksanakan ibadah Haji ketanah Suci Mekah dan tiba di Sumenep dengan lancar dan selamat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada para Jamaah Haji yang telah berjuang dengan maksimal melaksanakan ibadah haji, dan mudah-mudahan bisa diterima sebagai Haji yang Mabrur.” Ujarnya.
Karena itu tegas Bupati yang juga pengasuh Ponpes Al Kharimiyah Braji ini, sebagai tanda menyandar Haji Mabrur, yakni ketika pulang dari menunaikan Ibadah Haji semakin dekat kepada Allah SWT dalam hal melaksanakan ibadah kepada-Nya.
Disamping itu dalam keseharian dapat menampakkan semakin harmonis dengan sesamanya, baik kerabat, tetangga maupun dalam kehidupan dilingkungan sekitar dan masyarakat. Dalam acara tersebut ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin salah seorang Jamaah Haji yang baru tiba, KH. Mashudi.
Sementara itu untuk jamaah Haji kloter 17 dan 18 segera menyusul tiba di Kabupaten Sumenep sekitar sore dan malam hai di hari yang sama. Diketahui Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep satu orang asal Kecamatan Ambunten dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang masih dirawat di Jedah dari Kepulauan Arjasa. Sedangkan 2 orang masih menyelesaikan masalah ibadah Haji. (roes)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !