BOYOLALI - INDEPNews ; Dalam
sehari, masyarakat Kabupaten Boyolali, menemukan tiga orang warganya tewas
secara mengenaskan. Mereka adalah, Edi Sumarsono (40), warga Dukuh Kebakan,
Desa Mudal, Kecamatan Mojosongo. Korban ditemukan tewas mengenaskan mengambang
di air sendang Waluya Jati desa setempat Minggu pagi. Dalam kondisi telanjang.Korban
kedua Andika Putri Andriyana (14), warga Dukuh Jerukmanis, Desa Wonorejo,
Kecamatan Kalijambe, Sragen. Korban tewas saat ikut rombongan, mencuci karpet
masjid di Waduk Kedung Boyo, di Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Minggu
siang.Sedangkan korban ketiga yakni Alifah Ningrum (6), warga Dukuh Seworan, Desa
Ketoyan, Wonosegoro. Korban ditemukan tewas di Kedung Mitro Kali Serang, Minggu
petang, setelah pamit buang air besar kepada orang tuanya.
Kejadian
tragis pertama, terjadi sekitar pukul 04.45. Saat itu korban pamit kepada
keluarganya hendak mandi ke sendang. Namun saat mandi itulah, diduga penyakit
epilepsinya kumat, korban menderita kejang dan langsung tenggelam.Saat kali
pertama ditemukan oleh warga sekitar yang hendak mengambil wudlu di sendang
tersebut, korban sudah dalam keadaan tertelungkup mengambang, dan dalam keadaan telanjang. Kejadian itu lantas
dilaporkan ke Mapolsek Mojosongo untuk penyelidikan lebih lanjut.
Di tempat yang berbeda, pada Minggu siang pukul 10.00, korban Andika Putri Andriyana, yang saat itu ikut rombongan warga desanya mencuci karpet ke Waduk Kedung Boyo, Desa Glonggong, Nogosari. Sesampainya di lokasi waduk, sekitar pukul 10.30 dengan menumpang pikap bersama tujuh temannya, dua orang warga langsung mencuci karpet. Sedang lima orang lainnya termasuk korban mandi di waduk. Meski sudah diingatkan agar tidak berenang ke tengah karena air waduk cukup dalam, namun mereka tetap saja nekat. Hingga akhirnya ada di antara mereka yang tenggelam. Saat itu korban yang mengetahui temannya tenggelam, berupaya menolong. Nahas, temannya tersebut berhasil ditolongnya, tetapi dirinya sendiri malah terus tenggelam karena tidak bisa berenang.
Kejadian itu tentu saja membuat rombongan warga Jerukmanis geger dan membuat warga sekitar berdatangan. Namun sayang, pertolongan warga tak menyelamatkan nyawa korban. Kejadian ini kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Nogosari. Kejadian tragis terakhir di hari Minggu kemarin terjadi di Dukuh Seworan, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro. Sekitar pukul 17.00, korban Alifah Ningrum pamit ke ibunya hendak buang air besar ke Kali Serang. Namun selang 45 menit kemudian, karena korban tak kunjung pulang, sang ibu pun khawatir dan menyusulnya ke sungai. Namun ternyata korban tidak ditemukan dan membuat sang ibu kebingungan.
Setelah pencarian hingga sekitar puku 18.30, korban kemudian ditemukan dalam posisi, terjepik di batu sungai di Kedung Mitro Kali Serang. Nyawa korban pun tak terselamatkan setelah tenggelam di kedung sepanjang 20 meter lebar 6 meter, dan berkedalaman 3 meter tersebut. Kejadian ini kemudian juga segera dilaporkan ke Mapolsek setempat.
Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Hastho Rahardjo melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tragis tersebut. "Ketiga kejadian tersebut murni kecelakaan dan tidak ditemukan bekas penganiayaan pada jasad korban. Sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," katanya. (Nal)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !