Tiga Warga Boyolali Tewas Tenggelam INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » » Tiga Warga Boyolali Tewas Tenggelam

Tiga Warga Boyolali Tewas Tenggelam

Ditulis Oleh redaksi Selasa, 26 Juni 2012 | 13.43

BOYOLALI - INDEPNews ; Dalam sehari, masyarakat Kabupaten Boyolali, menemukan tiga orang warganya tewas secara mengenaskan. Mereka adalah, Edi Sumarsono (40), warga Dukuh Kebakan, Desa Mudal, Kecamatan Mojosongo. Korban ditemukan tewas mengenaskan mengambang di air sendang Waluya Jati desa setempat Minggu pagi. Dalam kondisi telanjang.Korban kedua Andika Putri Andriyana (14), warga Dukuh Jerukmanis, Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Sragen. Korban tewas saat ikut rombongan, mencuci karpet masjid di Waduk Kedung Boyo, di Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Minggu siang.Sedangkan korban ketiga yakni Alifah Ningrum (6), warga Dukuh Seworan, Desa Ketoyan, Wonosegoro. Korban ditemukan tewas di Kedung Mitro Kali Serang, Minggu petang, setelah pamit buang air besar kepada orang tuanya.

Kejadian tragis pertama, terjadi sekitar pukul 04.45. Saat itu korban pamit kepada keluarganya hendak mandi ke sendang. Namun saat mandi itulah, diduga penyakit epilepsinya kumat, korban menderita kejang dan langsung tenggelam.Saat kali pertama ditemukan oleh warga sekitar yang hendak mengambil wudlu di sendang tersebut, korban sudah dalam keadaan tertelungkup mengambang, dan dalam keadaan telanjang. Kejadian itu lantas dilaporkan ke Mapolsek Mojosongo untuk penyelidikan lebih lanjut.

Di tempat yang berbeda, pada M
inggu siang pukul 10.00, korban Andika Putri Andriyana, yang saat itu ikut rombongan warga desanya mencuci karpet ke Waduk Kedung Boyo, Desa Glonggong, Nogosari. Sesampainya di lokasi waduk, sekitar pukul 10.30 dengan menumpang pikap bersama tujuh temannya, dua orang warga langsung mencuci karpet. Sedang lima orang lainnya termasuk korban mandi di waduk. Meski sudah diingatkan agar tidak berenang ke tengah karena air waduk cukup dalam, namun mereka tetap saja nekat. Hingga akhirnya ada di antara mereka yang tenggelam. Saat itu korban yang mengetahui temannya tenggelam, berupaya menolong. Nahas, temannya tersebut berhasil ditolongnya, tetapi dirinya sendiri malah terus tenggelam karena tidak bisa berenang.

Kejadian itu tentu saja membuat rombongan warga Jerukmanis geger dan membuat warga sekitar berdatangan. Namun sayang, pertolongan warga tak menyelamatkan nyawa korban. Kejadian ini kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Nogosari. Kejadian tragis terakhir di hari Minggu kemarin terjadi di Dukuh Seworan, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro. Sekitar pukul 17.00, korban Alifah Ningrum pamit ke ibunya hendak buang air besar ke Kali Serang. Namun selang 45 menit kemudian, karena korban tak kunjung pulang, sang ibu pun khawatir dan menyusulnya ke sungai. Namun ternyata korban tidak ditemukan dan membuat sang ibu kebingungan.

Setelah pencarian hingga sekitar puku 18.30, korban kemudian ditemukan dalam posisi, terjepik di batu sungai di Kedung Mitro Kali Serang. Nyawa korban pun tak terselamatkan setelah tenggelam di kedung sepanjang 20 meter lebar 6 meter, dan berkedalaman 3 meter tersebut. Kejadian ini kemudian juga segera dilaporkan ke Mapolsek setempat.

Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Hastho Rahardjo melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tragis tersebut. "Ketiga kejadian tersebut murni kecelakaan dan tidak ditemukan bekas penganiayaan pada jasad korban. Sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," katanya. (Nal)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved