![]() |
| Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Andis Arfan Tofani (Foto : Armin) |
Ketika ditemukan, korban bersimbah darah dengan beberapa luka senjata tajam. Semula, korban dikabarkan meninggal bunuh diri dengan cara meotong urat nadinya. Namun, petugas curiga penyebab keatian korban diduga akibat penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Andis Arfan Tofani mengatakan, hingga saat ini polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil autopsi dari RS dr. Moewardi Solo.
“Kita masih dalami kasus kematian korban. Kita periksa saksi-saksi. Dan masih menunggu hasil autopsi terhadap jasad korban di Rumah Sakit Moewardi Solo. Kita belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban, karena bunuh diri atau dibunuh,” ujar Kasat, Jumat (10/5).
Sebagaimana diketahui, Tarsan (32) warga Kayuapak Karangnyar di temukan tewas di kamar mandi rumah Agus Hernawan di Gabahan, Jombor Bendosari Sukoharjo, Kamis (9/5) malam. Saat ditemukan, Tarsan dalam kondisi telungkup bersimbah darah dengan usus terburai. (Armin)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !