| Terlihat puluhan pendemo di halaman kantor Kejari (Ans) |
Puluhan massa yang mengatasnamakan LSM GARANSI tersebut datang ke kantor Kejari Situbondo dengan dua truk dan satu unit mobil pick-up, dengan tujuan akan menemui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Situbondo dan akan mempertanyakan kasus korupsi proyek P2SEM yang selama ini sebagian pelakunya belum ditahan.
Namun kedatangan puluhan massa tersebut harus kecewa karena Kajari Situbondo belum siap menemui para demonstran yang banyak membawa poster dengan salah satu tulisan yang berbunyi, "ADILI KORUPTOR P2SEM", "TANGKAP KORUPTOR P2SEM".
Kedatangan para demonstran ke kantor Kejari Situbondo tepat pukul 10.00 WIB, nyaris beradu fisik dengan aparat keamanan yang terdiri dari polisi Polsek Panji dan Polres. Mereka yang ingin masuk ke pelataran kantor Kejari ternyata dihalangi oleh petugas dan mereka menutup pintu pagar. Namun penutupan pintu pagar kantor Kejari Situbondo hanya selama 15 menit saja, karena para demonstran mengancam akan bertindak brutal jika tidak dibukakan pintu.
"Tolong kami bukakan pintu kami akan lewat, kalau tidak dibuka pintunya keadaan akan semakin gawat" teriak salah satu demonstran dengan nada sebuah lagu. Seusai dibukakan pintu, ternyata yang ditemui mereka bukanlah Kajari Situbondo, akan tetapi yang keluar halaman kantor adalah Kasi. Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Situbondo, Chosin, SH.
"Kami sebagai aparat baik dari Kejaksaan maupun kepolisian bukannya memberhentikan kasus P2SEM itu, kami masih memproses kasus tersebut," ujar Chosin yang didampingi salah satu polisi di hadapan para pendemo, Senin (23/6).
Di akhir dialog salah satu anggota LSM Garansi mewanti-wanti di hadapan para aparat, jika seandainya kasus P2SEM tidak dituntaskan, mereka akan membawa jumlah massa yang lebih banyak.
"Tolong kepada aparat kejaksaan dan kepolisian agar mendengarkan kami, kalau kasus P2SEM tidak diteruskan, kami akan mendatangi kantor ini lagi besok, Selasa (24/6) dengan jumlah massa yang lebih banyak dari hari ini," ujar salah satu pendemo di hadapan aparat hukum. (Mwd)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !