![]() |
| Ilustrasi metode rukiyah (PN-o250) |
"Disempurnakan Sya'ban itu 30 hari. Dengan demikian, Insya Allah bisa diprediksi 1 Ramadan itu jatuh pada 10 Juli," kata Nasarudin di Istana Wapres ketika acara silaturahim Wapres Boediono, Jumat (5/7).
Nasarudin kemudian menerangkan, perhitungan yang digunakan pemerintah menggunakan metode yang lazim dilakukan di negara mayoritas muslim di dunia. Ia pun mengingatkan dasar penentuan itu berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits.
Dikesempatan itu, Nasarudin mengkritisi metode penghitungan awal Ramadhan yang digunakan oleh ahli hisab Muhammadiyah.
"Ada mazhab ahli hisab Muhammadiyah yang akan tetap berpuasa pada tanggal 9 karena (hilal) sudah di atas ufuk, 0,001 saja sudah bisa berpuasa. Ini agak sedikit berbeda dengan yang dunia Islam gunakan, metode rukiyah, seperti disebutkan dalam Quran dan Hadits," papar Nasarudin.
Nasarudin mengingatkan sidang penentuan awal Ramadan akan digelar pada 7 Juli mendatang. Dalam sidang itu akan mengundang sejumlah ahli hisab dan ormas Islam. (PN-o250)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !