![]() |
| Ilustrasi penghargaan untuk KPK (PN-o250) |
Namun, menurut anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, pesan terpenting dari penghargaan Magsaysay untuk KPK itu adalah tingginya intensitas perhatian komunitas internasional terhadap keprihatinan dan militansi rakyat Indonesia memerangi korupsi.
Ramon Magsaysay Award disejajarkan dengan penghargaan Nobel tingkat Asia. Pusat Penghargaan Magsaysay adalah Filipina dan diserahkan kepada KPK pada Kamis hari ini di Filipina.
''Saya ingin menegaskan dan juga mengingatkan bahwa dunia terus mengamati kesungguhan rakyat Indonesia memerangi korupsi. Memang, maraknya praktik korupsi di Indonesia tak pernah lolos dari pengamatan organisasi seperti Transparency International (TI). Namun, konsistensi dan militansi rakyat Indonesia memerangi korupsi juga diapresiasi bangsa lain, sebagai tercermin dari 2013 Ramon Magsaysay Awards untuk KPK,'' kata Bambang.
Artinya, kata dia lagi, komunitas internasional juga mengamati dan bisa melihat elemen-elemen tertentu di dalam masyarakat kita yang terus mencoba menghalang-halangi langkah KPK menuntaskan sejumlah kasus korupsi skala besar yang menjadi perhatian masyarakat.
Bambang yakin komunitas internasional terus mengamati langkah demi langkah KPK menuntaskan megaskandal Bank Century yang sudah mengindikasikan keterlibatan unsur-unsur kekuasaan. Karena itu, katanya lagi, unsur kekuasaan yang selama ini menghalang-halangi KPK menuntaskan kasus Century harus malu, karena perilaku mereka tak luput dari perhatian komunitas internasional.
Mereka harus paham bahwa Magsaysay Awards 2013 untuk KPK tidak hanya merefleksikan dukungan masyarakat internasional kepada rakyat Indonesia dalam perang melawan korupsi, tetapi juga menista mereka yang selama ini menghalangi-halangi kerja KPK.[PN-o250]


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !