![]() |
| Kartu penerima BLSM (PN-o250) |
"Ini merupakan program pemerintah pusat sebagai kompensasi kepada warga miskin akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Namun banyak kendala dan tidak tepat sasaran," kata Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta di Denpasar, Sabtu (6/7).
Menurutnya, data penerima bantuan tersebut tidak akurat. Sebab, banyak warga yang seharusnya menerima dana tersebut, ternyata justru tidak mendapatkan. Oleh karena itu ia menilai program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat gagal lantaran ketika tahap pencairan tidak tepat sasaran.
Parta mengatakan, sebelum program itu telanjur berjalan jauh sebaiknya Pemerintah Provinsi Bali melakukan pemutahiran data warga yang berhak menerima BLSM. "Pemerintah harus secepatnya melakukan pemutahiran data, sehingga program ini sesuai harapan, yaitu untuk warga miskin atau keluarga kurang mampu," katanya. (PN-o250)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !