![]() |
| Kapolri Jenderal Timur Pradopo (PN-o250) |
Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang ditemui usai menunaikan salat Id di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta, Kamis (8/8) kemarin tidak menampik informasi yang menyebut keterlibatan Abu Umar.
Menurutnya, untuk memastikan dugaan kelompok tertentu, pihak kepolisian harus mengedepankan fakta. "Semua informasi itu (kelompok Abu Umar) bisa saja. Tapi, fakta untuk ke sana masih dalam proses," ujar Kapolri.
Kapolri menyebut, penyidik Polri tengah mencari benang merah untuk tiap kasus teror di Jakarta. Semua data dan keterangan saksi akan dievaluasi untuk kemudian dijadikan sebuah petunjuk. "Salah satu yang kami evaluasi dan antisipasi seperti itu. Tapi yakin bahwa, semua informasi sekecil apapun kami tindaklanjuti," kata dia.
Sekadar informasi, Abu Umar merupakan otak jaringan baru terorisme di Indonesia. Dia dibekuk kala menyelundupkan senjata api dari Filipina di Surabaya pada 2008.
Pasca penangkapan itu, pengikut setia Abu Umar gencar menebar teror seperti perampokan Bank CIMB Niaga di Medan, teror Poso dan ancaman teror terhadap Gubernur Sulsel. Kelompok ini disebut terkait dengan bom di Depok. [PN-o250]


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !