![]() |
| Badan Intelijen Negara (BIN)(PN-o250) |
"Kewaspadaan aparat keamanan harus siap, karena mereka (aparat) sekarang jadi target," kata Marciano seusai mengikuti open house di Istana Negara, Kamis (8/8).
Marciano menjelaskan ada kesamaan ancaman terhadap aparat dari dua peristiwa penembakan yang terjadi dalam hari-hari terakhir ini. Penembakan terhadap aparat itu menimpa polisi Aiptu Dwiyatna yang tewas ditembak oleh orang tidak dikenal saat hendak shalat Subuh di daerah Ciputat pada Rabu (7/8).
Penembakan juga terjadi terhadap seorang sipir di Lapas Wirogunan Yogyakarta, Agus Susatyo, juga tewas ditembak pada hari yang sama. Tak hanya Dwiyatna dan Agus Susatyo, penembakan aparat kepolisian oleh orang tidak dikenal juga pernah terjadi di daerah Ciputat, Aipda Patah Saktiyono, pada bulan lalu (27/7).
Marciano mewanti-wanti aparat agar jangan sampai lengah. Karena ketika lengah itulah ancaman dapat menjadi kenyataan. "Mereka (teroris) mencari sasaran yang betul-betul sangat lengah," urai mantan Panglima Kodam Jaya ini.
Saat ditanya apakah pelaku penembakan adalah teroris, Marciano tidak menampiknya. "Itu sinyalemennya kuat dilakukan kelompok yang sama. Yang pasti ada kaitan dengan kelompok-kelompok itu," timpal Marciano. (PN-o250)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !