Habis Bayar Gerundel INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Habis Bayar Gerundel

Habis Bayar Gerundel

Ditulis Oleh redaksi Jumat, 27 September 2013 | 17.57

Terlihat situasi timbagan barang Banyudono Jalan Solo-Semarang [Foto : Joko Larsono
BOYOLALI - INDEPNEWS.Com : Suara tawar menawar terdengar saat pembayaran retribusi timbangan barang beberapa hari yang lalu di timbagan barang Banyudono Jalan Solo-Semarang. Padahal, biaya retribusi tersebut sudah terpampang di dinding dalam ruang tempat pembayaran. Namun meskipun sudah terdaftar harga resmi, tawar menawarpun sering dialami oleh para sopir barang. 

Salah satu anggota perhubungan Slamet Rebowo memaparkan timbangan barang yang ada di wilayah Banyudono ini hanya timbangan lintasan setelah timbangan dari Surabaya, Wonogiri dan kota lainnya wilayah dari arah timur. 

"Saya hanya anggota biasa, tau saya hanya ngasih info sekilas saja, kalau soal pembayaran sudah diatur dalam perda yang disahkan oleh gubernur Jateng," ujarnya dengan singkat. 

Dikatakan dia, dalam 24 jam ada sekitar 600-700 kendaraan menimbangkan barangnya. 

"Kalau pas sepi paling sekitar 100-200 kendaraan saja," katanya. 
Lebih lanjut dia mengatakan, akan tetapi, tidak sedikit kendaraan barang tersebut yang berhenti ditimbangan Banyudono ini. 

"Ada juga yang langsung melintas saja, kalau ngga berhenti disini pasti nanti berhenti di timbangan Salatiga," kata Slamet. 

Sementara itu, beberapa supir yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan membawa barang cuman sedikit bayarnya tetap mahal, kadang berubah ubah. 

"Ya, tawar menawar saat melakukan pembayaran sudah biasa. Ngga tau kok bigini caranya, ya memang kalau ingin lancar harus nuruti apa kata petugas. Sebenarnya kalau dibilang gerundel ya emang gerundel, masalahnya itu tadi, " katanya sopir truk dari Surabaya dengan tujuan Jakarta itu, (jko).
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved