JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Barisan Keamanan Aaspirasi Rakyat
(BAKAR) Kecurangan Pemilu, menemui Panglima TNI untuk menyatakan sikap, Pemilu
2014 harus bersih dari kecurangan dan TNI harus netral.
"Kami menyampaikan pokok-pokok
pikiran, aspirasi rakyat jangan sampai hilang oleh kecurangan. Kalau rakyat
merasa dikecewakan, bisa repot. Intinya, basmi kecurangan Pemilu," kata
Panglima BAKAR, Sukmadji Indro Tjahjono di Jakarta Senin (7/4).
Diterima Staf Panglima TNI, Panglima
BAKAR menyampaikan pengalaman Pemilu 2004 dan 2009 yang penuh kecurangan. Suara
bisa hilang, bahkan berpindah ke partai lain.
"Saatnya petugas yang dibiayai
oleh keringat rakyat, berbuat untuk rakyat, yaitu dengan mendorong netralitas,
melindungi aspirasi publik agar jangan hilang di tengah jalan," ujar
Indro, Koordinator Forum Aktivis 1977-1978.
BAKAR didirikan berbagai golongan di
Indonesia, di mana Dewan Nasional BAKAR adalah Gus Sholehuddin Wahid, Pendeta Nathtan,
Saut Sirait, Sebastian Salang, Masduki Badlowi dan beberapa nama lagi.
Pelaksana BAKAR, selain Indro, Wakil
Panglima Irfan Riza, Kepala Staf Buntuan Tambunan, Wakil Kepala Staf Mulyono.
(RJ)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !