![]() |
| Tanpak sampah berserakan di sepanjang sungai |
Tumpukan sampah itu memanjang hingga sekitar 50 meter. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin TPS liar di sana akan semakin menggunung karena lokasinya yang cukup sulit dijangkau.
Dani (54), pemulung di areal TPS mengatakan, lokasi tersebut sudah dijadikan tempat pembuangan sampah sejak tahun 80-an. Ketiadaan bak sampah membuat warga tidak punya pilihan lain untuk tidak membuang sampah di bantaran kali. “Di sini hanya saya yang menyortir sampah, tidak ada petugas kebersihan. Paling-paling sampah dibakar,” terangnya.
Dani menceritakan, setahun yang lalu dirinya pernah sekali bertemu dengan Lurah Margahayu sewaktu melakukan kunjungan ke TPS liar. Saat itu ia mendapati sang Lurah menegur RW setempat karena membiarkan warga membuang sampah di sana. Melihat hal tersebut, Dani pun berkata pada sang lurah. “Jangan cuma ngelarang saja. Dimana di sini ada bak sampah. Seharusnya pemerintah menyediakan dong.” Ucap Dani (pemulung) dengan jelas. (Ayubdi Nasution)

.png)
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !