![]() |
| Basuki Tjahaja Purnama (A Hok) |
Ketiga nama tersebut adalah Boy Sadikin, Djarot Saiful Hidayat dan Bambang DH mulai diperbincangkan setelah hasil penghitungan suara pemilu presiden dimenangkan oleh pasangan calon presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Untuk mengetahui aspirasi masyarakat DKI Jakarta, Forum Akademisi IT (FAIT) telah melakukan riset terhadap pengguna media sosial facebook yang dilakukan dari tanggal 17 – 20 Agustus. Riset dilakukan untuk mengetahui elektabilitas ketiga calon dengan mengumpulkan perbincangan di 20 grup relawan.
“Riset ini dilakukan untuk mengetahui elektabilitas ketiga calon untuk mendampingi A Hok sebagai wakil gubernur DKI Jakarta nantinya.” Ungkap Ketua Umum FAIT, Hotland Sitorus melalui rilisnya Sabtu (23/08).
“Dari kedua puluh grup relawan yang dipantau, diperoleh dua nama cawagub yang bersaing ketat untuk mendampingi A Hok yaitu, Djarot Saiful Hidayat dan Boy Sadikin.” Lanjut Hotland Sitorus.
Selain untuk mengetahui elektabilitas, hasil riset ini juga menggambarkan alasan pemilih untuk memilih masing-masing calon jagoannya. Dominan mereka yang menginginkan Boy Sadikin beralasan, ingin menghadirkan kepemimpinan mantan gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. Sedangkan dominan mereka yang menginginkan Djarot Saiful Hidayat beralasan karena Djarot berpengalaman sebagai Walikota Blitar 2 periode dan berprestasi.
“Namun wewenang pengajuan wagub pendamping A Hok sepenuhnya adalah hak kedua partai pengusung, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Namun diharapkan, wagub DKI Jakarta pendamping A Hok harus memiliki kriteria-kriteria, pekerja keras, melayani rakyat, bersih, jujur, tenang, berintegritas, dan bisa bekerjasama dengan Gubernur DKI Jakarta.” Tandas Hotland Sitorus. (fait/HS)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !