![]() |
| Presiden terpilih (Jokowi) |
"Bapak presiden (SBY) mengisyaratkan bisa saja putusan penting diambil tapi harus ada pembicaraan dengan presiden terpilih (Jokowi)," ujar Dahlan melalui pesan elektronik kepada wartawan, Senin (8/9/2014).
Hingga saat ini Dahlan belum membicarakan dengan Jokowi. Pasalnya Dahlan tidak mau mengambil putusan pada saat hampir berakhirnya masa pemerintahan ini.
"Saya tidak mau lancang meminta pendapat presiden terpilih karena status saya saat ini masih menterinya pak SBY," ungkap Dahlan.
Dahlan mengaku sudah mendapat isyarat melaui tim yang Jokowi tunjuk bahwa boleh menjajaki beberapa calon. Hal ini juga berlaku untuk Pertamina dan perusahaan BUMN yang besar.
"Ini berlaku untuk Pertamina dan perusahaan yang lainnya yang besar," papar Dahlan.
Kendati demikian Dahlan mengaku harus hati-hati, jangan sampai ada kesan masa transisi sebagai pemerintahan bersama.
"Saat ini sampai tanggal 19 Oktober nanti, saya masih sebagai pemerintahan pak SBY," kata Dahlan. (TRIBUNnews/inc)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !