Profesi Tukang Sayur yang Menjamur INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Profesi Tukang Sayur yang Menjamur

Profesi Tukang Sayur yang Menjamur

Ditulis Oleh redaksi Minggu, 24 Juni 2012 | 11.15

Suasana Pedagang Sayur di Pasar Kacangan (Foto : Mac)
BOYOLALI - INDEPNews ; Profesi penjual sayur-sayuran identik dengan ibu-ibu atau nenek dengan susur (menginang) yang selalu menempel berputar-putar dalam bibirnya. Dalam perkembangan antara 6 tahun yang lalu untuk di Kecamatan Andong Boyolali tepatnya di Pasar Kacangan sudah menggeliat profesi tukang sayur yang di geluti para lelaki muda. “Sekitar tahun 2005 di seputar Pasar Kacangan hanya ada sekitar 4 orang penjual sayur keliling, tetapi sekarang sudah ada sekitar 70 orang yang menekuni penjual sayur keliling,” Kata Mashudi Koordinator Tukang parkir. 

Pasar Kacangan yang menggeliat di pagi hari mulai pukul 03.00 Wib nampak sepeda motor dengan bronjong sudah berjajar rapi berderet   para tukang sayur rata-rata masih muda semua melakukan aktivitas kulakan sayur yang kemudian akan di bawa ke daerah-daerah yang jauh dari jangkauan pasar.

Budiyono usia 30 tahun asal Kecamatan Kemusu, profesi ini sudah di geluti kurang lebih 1 tahun yang lalu,  sebelumnya kerja di Jakarta berbagai profesi telah dilakukan, kerja di pabrik, penjual bakso dan me ayam. Profesi tukang sayur ini lebih nyaman dan menikmatinya sekalipun setiap hari harus bagun lebih dini, hanya dukanya saat berangkat ketika hujan   saat enak-enaknya tidur lelap harus berangkat. Menurutnya apapun pekerjaannya harus di tanamkan dengan ibadah dan tanggung jawab untuk menghidupi keluarga seberat apapun akan dilakukanya selain itu tidak ada pekerjaan yang tidak ada resiko tandasnya.

Omzet perputaran dalam satu hari paling tidak antara 300 ribu sampai 400 ribu  berbagai macam kebutuhan sayuran, bumbu dan juga bebagai makan kecil dibawanya keliling dari kampung ke kampung pendapatan bersih antara 25 ribu sampai 50 ribu jam kerja bisanya sekitar pukul 11 sampai 12  selebihnya istirahat di rumah.

Sedangkan Maryuni 41 asal Gondangrawe Kecamatan Andong menekuni profesi tukang sayur sejak 1996 saat anaknya masih kecil,  mulai menjajakan sayur keliling dari digendong kemudian menggunakan sepeda ontel dan sekarang sudah menggunakan kendaraan roda  dua. “Allhamdullilah saya bisa membiayai anak sekolah”, kata sambil menata barang-barang di broncong sepedanya. (Mac)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved