![]() |
| Drs. H. Saiful Bahri, M.Si |
SUMENEP, INDEPNews ; Pemerintah Kabupaten Sumenep selalu
melakukan dan memperhatikan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah
satunya dengan sentuhan program ekonomi kreatif, yakni dengan memberdayakan
masyarakat untuk kreatif. Seperti halnya pemanfaatan barang bekas menjadi
barang yang layak untuk dijual.
Gagasan program ekonomi kreatif diharapkan mampu memberdayakan masyarakat melalui minat dan kreatifitas yang dimiliki. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si, Jum’at (15/06), “Sebab, dengan kegiatan itu, barang-barang yang sebelumnya tidak bermanfaaf untuk dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi.”Ujarnya.
Dijelaskan, beberapa contoh barang-barang yang bisa dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis, seperti halnya, bonggol kayu yang bisa dibentuk melalui sentuhan seni menjadi meja, mesin maupun rangka mobil yang biasa dibuat meja dan sebagainya.
Pada prinsipnya tegas Saiful Bahri, semua barang yang
sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomis bisa dijadikan barang ekonomis
merupakan sasaran program ekonomi kreatif tersebut. jadi, tergantung kreasi
yang menciptakan dari barang-barang bekas itu. Yakni, ada 14 item kegiatan
ekonomi kreatif, seperti kerajinan, fasion, arsitek serta bebagai bentuk seni
lainnya.
“yang jelas kami sudah bentuk Kelompok Kerja
(Pokja) yang ada dimasing-masing SKPD, untuk melakukan pembinaan kepada
masyarakat, namun yang lebih penting dari ide masyarakat sendiri untuk
berkreasi.” Ungkapnya. (roes)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !