| Bupati saat NgoPi bersama masyarakat (Foto : Ren) |
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Ngobrol Pintar (NgoPi) Bareng Bupati dan Kelompok Tani kali ini dilaksanakan di UPT Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Manding, Selasa (25/06). Turut hadir, Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si dan Sekdakab Sumenep, H. Hadi Soetarto, M.Si dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam kesempatan itu Bupati mengaku ingin silaturrahmi dengan para kelompok tani. Sebab, saat ini sudah mulai ada pergeseran, khususnya untuk upaya meningkatkan usaha pertanian. Salah satunya seperti anak petani yang sudah tidak mau jadi petani.
“Jadi, kami ingin memberikan semangat para petani untuk eksis dalam usaha pertanian, sehingga anak petani juga mau menjadi petani,” ujarnya.
Bahkan, Bupati menilai adanya pergeseran ini, karena pendidikan saat ini tidak ramah lingkungan, sehingga anak petani tidak berpikir untuk jadi petani, dan tidak bangga menjadi petani. Padahal, lahan pertanian di Kabupaten Sumenep sangat luas, sehingga 60 persen penduduknya adalah petani.
“Petani harus terus semangat dan bagaimana berpikir panjang kedepan untuk menghasilkan produk pertanian dalam memperkuat perekonomian masyarakat petani itu sendiri,” tuturnya.
Karena itu, Bupati menegaskan, petani harus merubah paradigma yang selama ini salah. Misalnya yang selalu diibaratkan “Atani Atanak, “Adagang Adaging”, namun harus diubah menjadi “Atani Sogi”.
“Untuk itu petani sangat membutuhkan sentuhan teknologi dengan peningkatan sumber daya manusia,” tandasnya.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Haryanto, M.Si menjelaskan, melalui kegiatan NgoPi Bareng Bupati dengan petani akan lebih memberikan semangat pata petani untuk lebih baik dalam bertani.
“Dengan NgoPi Bareng Bupati tidak ada alasan Gapoktan dan petani untuk tidak cerdas dan terus bekerja keras dalam usaha pertanian,” ungkapnya. (Ren)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !