![]() |
| Salah satu pedagang saat memberi keterangan harga sembako kepada wartawan (Foto : Armin) |
Berdasarkan pantauan Indepnews.com di sejumlah pasar tradisional seperti d pasar Sukoharjo, Tawangsari dan Mojolaban. Harga telur menembus angka Rp 20 ribu/Kg. Sementara harga daging sapi menembus Rp 100 ribu/kg dan harga daging ayam melonjak mencapai Rp 22 ribu/kg.
Tidak hanya itu, harga beras mengalami kenaikan antara 10 % sampai 15 %. Sementara harga daging ayam rata-rata setiap Kg naik Rp 8.000,- dan harga telur naik sekitar Rp 3.000/kg-Rp 4.000/Kg.
Sebelumnya, harga beras menthik wangi baru berkisar Rp 7.000/Kg, naik menjadi Rp 7.800/kg-Rp 8.000/kg. IR 64 semula baru sekitar Rp 6.500/kg naik menjadi Rp 7.500/kg. Sementara harga daging ayam semula baru Rp 18 ribu/kg naik menjadi Rp 23 ribu/kg. Untuk harga telur dari Rp 15 ribu/kg naik menjadi Rp 20 ribu/kg.
Kepala Disperindag Kabupaten Sukoharjo, Bambang Haryanto, kepada wartawan, membenarkan adanya trend kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang puasa. Dengan adanya kenaikan yang begitu tinggi, Disperindag meningkatkan pemantauan di pasar - pasar tradisonal. Semula, pantauan dilakukan sepekan sekali, karena harga mengalami perubahan pemantauan dilakukan setiap hari.
Dikatakan, tim melakukan pantauan lebih intensif terhadap harga kebutuhan-kebutuhan pokok menjelang bulan puasa. “Persiapan puasa ini, kami perintahkan pantauan tidak lagi satu pekan sekali, melainkan setiap hari paling lama tiga hari sekali. Sehingga perkembangan informasi harga kebutuhan pokok bisa diupdate dan lebih aktual, ungkapnya kemarin.
Menurut Anton, panggilan akrab Bambang Haryanto, hasil pantauan tim Disperindag, harga kebutuhan pokok saat ini mengalami perubahan. Bahkan harga telur dan daging ayam mengalami kenaikan tajam. Dalam pantauan tim, harga telur memasuki pekan keempat Juni masih Rp 15.000 per Kg dan daging ayam Rp 18.000 per Kg. Namun ketika pantauan Senin (8/7), harganya naik mencapai Rp 5.000 per Kg menjadi Rp 20.000 dan daging ayam mencapai Rp 23.000 per Kg.
Selain kedua kebutuhan pokok itu, Anton menyebutkan harga beras juga naik antara 10% – 15 %. Begitu pula, harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan. Meski mengalami kenaikan, Pemkab belum perlu melakukan operasi pasar (OP). Menurutnya, OP bisa dilaksanakan bila kenaikan harga mencapai kisaran 15% - 20% dan berlangsung hingga tiga bulan atau lebih, katanya. (Armin)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !