![]() |
| Terlihat salah satu RTLH yang dirnovasi (Ska) |
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo mengatakan bantuan pembangunan RTLH merupakan salah satu wujud kepedulian Pemkot terhadap warganya. Meski demikian, Purnomo berharap dengan adanya dana kredit pembiayaan pembangunan melalui Bank BTN Syariah. Warga bisa mengangsur dana kredit pembiayaan pembangunan dengan baik.
“Masing-masing KK menerima dana kredit pembiayaan sebesar Rp 24.200.000. Diangsur selama 7 hingga 8 tahun. Dan setiap bulannya sebesar Rp 400.000,” jelasnya.
Kepala Bank BTN Syariah Cabang Solo, Anggarani, menambahkan warga yang menerima dana kredit pembiayaan sebagian besar wirausaha. Seperti berjualan makanan, pengrajin tempat telur, dan lain-lain. Menurutnya, dari 36 KK yang menerima dana kredit pembiayaan pembangunan sebanyak 28 KK. Pasalnya, yang delapan KK mampu mebiayai pembangunan sendiri (swadana).
“Sebenarnya jangka angsuran yang kita tentukan sampai 15 tahun. Namun, karena warga minta jangka 7 hingga 8 tahun. Maka sekali angsuran sebesar Rp 400.000 per bulannya,” kata Anggarani.
Dana kredit pembiayaan ini, katanya langsung masuk ke rekening masing-masing warga. Namun, setelah itu, uang langsung dibelikan bahan material pembangunan melalui Kelompok Kerja (Pokja) kelurahan setempat. Hal itu dilakukan agar pembangunan rumah dapat segera selesai.
“Ini merupakan program kredit pembiayaan yang kedua. Mungkin ke depan ada program ketiga, keempat maupun seterusnya,” terangnya. (nv&rdo/ska)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !