| Anggota DPR, Ruhut Sitompul (kompas.com) |
Menurut Ruhut, Komisi I tidak perlu sensitif terkait hasil hitung cepat (quick count) yang dikeluarkan RRI dengan keunggulan Jokowi-JK.
"Kita sama-sama anggota DPR, jangan terlalu sensitif. Nggak baik terlalu sensi. Belajarlah siap menang siap kalah. Yang dilakukan oleh Radio Republik Indonesia terlepas mereka BUMN, selama mereka kredibel melaksanakan tugasnya, dimana salahnya?" kata Ruhut saat diskusi 'Bagaimana Memaknai Hasil Quick Count Pilpres 2014 Yang Berbeda' di Restoran Horapa, Jakarta, Senin (14/7/2014).
Ruhut mengaku rilis RRI sudah sesuai dengan metodologi karena hasilnya juga sama dengan tujuh lemabaga perilis hitung cepat dengan keunggulan Jokowi-JK.
"Selama untuk kepentingan rakyat dan survey Radio Republik Indonesia itu kan baik. Dimana salahnya? Ini kan memberi informasi kepada seluruh Rakyat Indonesia. Apa salahnya?," lanjut politikus Partai Demokrat itu.
Ruhut menegaskan pemanggilan tersebut tidak perlu mengingat Komisi I berpihak kepada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
"Sekali lagi teman-teman saya anggota DPR nggak usah lah terlalu sensitif apalagi anda kan tidak netral. Anda kan kubu yang sana. Belajar lah siap menang siap kalah. Walaupun kita sama-sama bersabar kita tunggu tanggal 22 Juli," tukas Ruhut. (Eri Komar Sinaga/TRIBUNnews.com)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !